00:00Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengganti sejumlah menteri usai unjuk rasa besar terjadi di Indonesia.
00:09Resuffle Kabinet Besar-Besaran itu dilakukan Prabowo Subianto hanya sepekat setelah unjuk rasa besar-besaran terjadi di Indonesia.
00:17Resuffle itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada Senin 8 September 2025.
00:24Sejumlah menteri diganti yakni Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang dipimpin oleh Budi Gunawan,
00:32Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Seri Mulyani, serta Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
00:39Lalu Kementerian Kooperasi yang dipimpin oleh Budi Ari Setiadi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin oleh Dito Aryo Tejo.
00:48Selain itu, Istana Negara juga akan melantik Menteri Baru yakni Menteri Haji dan Umroh sebagai nomen laktur Kementerian Baru di Indonesia.
00:59Melantikan Menteri Baru itu dilakukan pada hari Senin kemarin 8 September 2025.
01:06Prasetyo sendiri tidak menjelaskan rinci pergantian para menteri tersebut.
01:10Prasetyo menyebut, pergantian itu dilakukan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto karena berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus.
01:22Sebelumnya, Prabowo melakukan perlombakan atau risafel kabinet untuk pertama kalinya pada Rabu, 19 Februari 2025.
01:30Terdapat satu menteri yang dicopot Prabowo dalam risafel saat itu, yaitu Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Satrio Sumantri Brojonegoro.
01:41Prabowo kemudian melantik guru besar ITB, Brian Yuliarto, sebagai mendikti Saintec menggantikan Satrio Sumantri.
01:49Seri Mulyani adalah Menko yang dipercaya di era Jokowi.
01:52Kemudian Budi Gunawan, Menko Polkam yang dicopot ini dulu di era Jokowi adalah Kepala Badan Intelijen Negara.
02:00Nama lainnya yang juga dikenal sebagai loyalis Jokowi adalah Budi Ari Setiadi yang dicopot dari Menteri Kooperasi.
02:08Ia adalah relawan Jokowi yang sempat menjadi Menkom Info yang sekarang Kom Digi di era Jokowi.
02:15Sebelumnya, Roky Gerung mengungkapkan bakal terjadi radical break setelah 17 Agustus 2025, istilah yang menurutnya lebih halus daripada risafel.
02:25Istilah itu, Roky menganalogikannya sebagai konsekuensi logis dari sebuah perubahan kekuasaan.
02:33Ia bahkan secara eksplisit menjawab pertanyaan presenter, apakah radical break ini berarti membersihkan pengaruh dari Pak Jokowi?
02:41Jawaban Roky sangat lugas.
02:43Menurutnya, langkah itu akan terjadi dengan sendirinya sebagai bagian dari upaya pemerintahan baru untuk menunjukkan arah dan kebijakannya sendiri lepas dari bayang-bayang rezim sebelumnya.
02:53Sementara istana melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadid membantah risafel kabinet kali ini merupakan upaya untuk bersih-bersih orang Jokowi.
03:04Prasetyo menegaskan tidak ada representasi perorangan dalam kabinet pemerintahan Prabowo.
03:09Menurutnya, mereka yang terpilih menjadi menteri adalah putra-putri terbaik bangsa.
03:23Terima kasih telah menonton!
03:35Terima kasih telah menonton!
Komentar