00:05Eskalasi perang antara Amerika Serikat Israel versus Iran semakin meluas tidak hanya mengguncang ekonomi tapi juga diduga bisa memicu keamanan
00:15di Indonesia.
00:16Saya masih bersama salah satu warga negara Indonesia yang ikut devakuasi dari Iran, ia juga pernah menjabat sebagai anggota DPR
00:22RI periode 2014-2019 Zulfan Lindan serta pengaman ekonomi dari Political Economy and Policy Studies Antoni Budiawan.
00:30Yang terbaru, sebetulnya tidak baru-baru banget sih, cuman yang masih hangat jadi pembahasan adalah status negara kita siaga satu
00:37yang ditetapkan oleh TNI, dan ini langsung dapat respons yang beragam.
00:43Dari Panglima TNI menyebut bahwa ini hal yang biasa, memastikan kesiap siagaan personel kita di kondisi-kondisi tertentu, hal yang
00:52lumrah, hal yang biasa.
00:53Tapi di sisi lain, kalau saya kutip dari ILBHI, sudah mengeluarkan rilis, ini tidak sejalan dengan konstitusi karena pengerahan kekuatan
01:01militer seharusnya ada di tangan Presiden, bukan Panglima TNI.
01:04Nah, kalau yang Anda lihat Pak, karena Anda juga politisi malang melintang dengan segala bentuk dinamika pengambilan, kebijakan, dan lain
01:13-lain.
01:14Ini hal yang terbilang memang wajar kalau kemudian dikeluarkan status siaga satu di negara kita?
01:20Atau wajarkah ketakutan dari banyak orang, kekhawatiran banyak pihak?
01:25Kenapa kok tiba-tiba jadi siaga satu di negara sendiri?
01:27Kita ini tidak mau bekerja secara serius dulu.
01:32Mengorganisasi, jangan langsung problem masuk ke persoalan pokok.
01:36Siaga satu itu kan di ujung, hilir dia.
01:40Tapi kan di hulu ini kita selesaikan dulu masalah-masalahnya.
01:44Tadi masalah ekonomi, bagaimana cara menyelesaikannya?
01:47Masalah keamanan, kita ada dulu BIN, BAIS, lembaga-lembaga intelijen yang bekerja diam-diam untuk memantau semua suasana.
01:57Kalau tiba-tiba komando putuskan siaga satu, ini ada apa?
02:03Membingungkan rakyat.
02:04Anda dugaannya kenapa?
02:05Ya, menurut saya karena kesiapan, panik.
02:09Karena panik, situasi yang ada sekarang di internasional begini, seolah-olah sudah bekerja, inilah hasilnya.
02:19Tapi yang kita lihat kan tidak ada koordinasi.
02:24Dan status siaga satu ini yang Anda tangkap ini kesiagaan atas ancaman dari luar atau dusu dari dalam?
02:30Saya kira luar akan, mereka takut, artinya pemerintah takut, khawatir, ada koordinasi antara luar dengan dalam.
02:43Kan gitu.
02:44Provokasi dari luar akan memanfaatkan situasi dari dalam.
02:48Mungkin seperti kejadian pada Agustus yang lalu.
02:54Nah, siaga satu itu menurut saya untuk mengantisipasi hal seperti itu.
03:01Tapi tidak usah diumumkan, kerja saja.
03:04Kalau semua kita sudah umumkan siaga satu, itu kan mencekam.
03:09Ya kan?
03:10Seolah ada apa.
03:11Untuk siapa siaga satu itu?
03:13Untuk rakyat atau untuk TNI?
03:16Ya kan?
03:17Kalau untuk TNI, diam-diam saja kerja.
03:19Senyap.
03:20Ada intelijennya.
03:22Kalau untuk rakyat kan, kalau ini siaga satu diimpokan kepada rakyat, ini sama saja dengan menakuti-nakuti rakyat kan?
03:31Itu yang enggak benar.
03:32Kalau kemudian ini dianggap sebagai bentuk mitigasi juga untuk menjaga kestabilan di dalam negeri?
03:38Emang ada yang enggak stabil di dalam negeri?
03:41Ya kan?
03:42Kita pertanyakan, tidak ada gangguan?
03:46Kok kita sangat khawatir gitu loh.
03:51Apa yang dikhawatirkan?
03:53Menurut Anda Pak, memang kita ini sedang khawatir sekarang di dalam negeri ini aman-aman aja kan?
03:58Pak Antoni, Anda merasa bahwa keputusan dari keluarnya status siaga satu ini memberikan kepastian keamanan di negara kita?
04:04Atau justru memicu ketidakstabilan baru?
04:08Yang saya baca adalah bahwa surat dari siaga satu itu, itu adalah tidak seharusnya adalah rahasia.
04:18Tetapi kenapa bisa bocor kepada publik?
04:23Dan benar bahwa di sini ada kekhawatiran, ada kubu-kubu yang melihat ini apa?
04:29Bahwa ini untuk melindungi siapa?
04:31Atau bahkan untuk melindungi bukan rezim ini, justru karena di luar sepengetahuan presiden.
04:39Jadi untuk apa? Apakah memang yang tadi dikatakan ya, bahwa external shock ini dari ekonomi akan bisa berimbas kepada dikhawatirkan
04:50seperti 98, kekurangan BBM dan sebagainya akan memicu chaos ini atau bagaimana?
04:59Kalau Anda menangkapnya bisa mengarah ke sana atau tidak?
05:02Makanya keluar siaga satu itu?
05:04Kemungkinan mereka mengevaluasi bisa ke sana, karena sudah ada beberapa mengatakan juga bahwa ini beredar itu 17 ribu, udah dolar
05:13dan sebagainya, udah ada kekhawatiran di situ.
05:16Tetapi 17 ribu itu tidak mungkin, tidak membuat kita punya ekonomi moneter itu dalam bahaya, dalam kondisi kritis gitu.
05:27Karena kita harus lihat bahwa sekarang ini sekitar 16 ribu lima ratus ya, patokan dari APBN ya, itu harus untuk
05:35bisa memicu kondisi chaos, itu harus terdepresiasi itu sekitar minimal 20 persen, sampai 30 persen.
05:43Waktu di tahun 97, dari 2.400 ke 3.500, itu sekitar 34 persen gitu.
05:51Jadi kalau kita ngambil lampu kuningnya aja, itu 20 persen, berarti diperlukan 33 ribu sekian.
05:59Berarti kalau sampai mencapai 20 ribu, baru kita bisa siaga gitu.
06:04Tapi sekarang ini apa yang perlu disiagakan gitu.
06:07Nah disrupsi BBM apalagi ini bertentangan dengan apa yang dibicarakan oleh Presiden, oleh Menteri Keuangan, bahwa ini masih terkendali.
06:17Meskipun belum ada detailnya terkendali itu bagaimana gitu.
06:21Ditambah lagi posisinya dari pemerintah sampai sekarang belum juga untuk melakukan perubahan atas APBN 2026.
06:28Dengan kondisi, dengan alasan pemasukannya masih aman Pak.
06:30Pemasukannya masih aman, sebetulnya juga tidak aman juga.
06:34Karena Januari dan Februari, pemasukan dari pendapatan negara itu cuma 11,4 persen 2 bulan.
06:4011,4 persen dari target, pasti ini terjadi shortfall.
06:43Seperti yang tadi saya katakan gitu.
06:45Seharusnya tetapi di dalam menenangkan itu, masyarakat mereka harus mengatakan gitu.
06:50Tapi bagaimana mitigasi di dalamnya?
06:53Dengan pernyataan Presiden seperti itu, saya pikir kok mereka sudah mengatakan secara di dalam itu mitigasi hal-hal yang seperti
07:02itu ya.
07:03Jadi saya pikir sudah ada pemikiran-pemikiran tetapi mungkin secara detailnya belum dibicarakan kepada masyarakat gitu.
07:11Tetapi inilah salahnya, komunikasi ini harus jelas kepada masyarakat, jangan sampai masyarakat menjadi tidak tenang.
07:17Kembali kepada yang tadi, siaga satu tadi, nah saya rasa itu akan memicu sekali banyak sekarang masyarakat melihat ini kita
07:25akan apa gitu.
07:27Apakah ini kontra dengan penyataan Presiden?
07:30Apakah dengan begini ini kita punya ekonomi akan kolaps?
07:33Ada yang berpikiran seperti itu gitu.
07:36Tapi saya sendiri tidak, masih belum berpikiran bahwa kita akan terlalu jauh kalau melihat kebisah.
07:40Terlalu jauh gitu.
07:41Karena tanda-tanda itu belum ada gitu.
07:43Atau bisa juga di dalam internal TNI bisa ada, bisa ada sub, unsub koordinasi.
07:53Mungkin dibaca seperti itu.
07:55Ya kan?
07:56Bahwa ada kelompok-kelompok di dalam TNI yang memang tidak puas juga dengan situasi yang ada sekarang.
08:04Bisa juga.
08:05Kita kan nggak tahu.
08:07Kita bilang mengatakan bahwa ini belum apa-apa.
08:10Tapi di internal mungkin ada.
08:15Kajian-kajian.
08:16Kajian-kajian dikhawatirkan.
08:18Ada yang memanfaatkan situasi ini.
08:21Karena ini bukan zaman order baru yang semua takut sama Soeharto.
08:24Yang saya pahami Anda kan punya kedekatan juga dengan Pak Prabowo.
08:27Ini sudah pernah komunikasi nggak sih?
08:29Entah non-formal atau mungkin percakapan singkat.
08:32Ini datang dari mana nih status ini?
08:34Benarkah dari Pak Prabowo langsung atau gini?
08:36Saya baru pulang.
08:37Belum ada komunikasi soal itu ya?
08:38Jadi saya kira pasti pengelima TNI sering dipanggil ke Hambalang.
08:46Dan pasti ini juga diketahui oleh Pak Prabowo.
08:50Cuman biasa kan Pak Prabowo suruh pengelima TNI lah tugas kamu itu.
08:56Seperti 17 Agustus.
08:58Peristiwa Agustus kan bukan presiden yang muncul.
09:02Menhan, Kapolri, pengelima TNI kan.
09:05Tapi kan itu instruksi presiden.
09:08Jadi menurut saya bahwa...
09:11Kalau kita sebenarnya menunggu dan await and see lah ya.
09:17Tentang siaga satu ini sebenarnya kemana arahnya.
09:20Nah kita harapkan ada analisis-analisis dan penjelasan terbuka.
09:25Situasi ekonomi kita begini, politik kita begini.
09:30Kemudian bisa disimpulkan bahwa ada kerawanan di dalam negara kita.
09:36Oke.
09:37Sehingga kalau melihat kondisinya yang entah kapan ini akan berakhir konflik ini.
09:41AS plus Israel versus Iran ini.
09:43Dengan mereka masih bersikeras dengan posisinya masing-masing.
09:47Kita jelas sedikit banyak yang akan terdampak.
09:49So, pengamannya harus dimulai dari mana?
09:52Untuk jangka pendeknya saja.
09:54Karena ini momennya.
09:55Apalagi momen Ramadan dan Lebaran seperti sekarang.
09:58Daya beli harusnya meningkat malah kebalikannya.
10:00So, untuk memperbaiki itu, kita bisa apa?
10:03Kita bahas sebentar lagi.
Komentar