Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Mengaku Berkali-kali Mau Disogok, Prabowo Tegaskan Tak Gentar Usut Penjarahan Negara

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pengakuan mengejutkan terkait maraknya upaya penyuapan yang menyasar pejabat negara hingga tingkat Kepala Negara. Dalam arahannya di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya telah berkali-kali dicoba untuk disogok selama dua tahun terakhir. Selain isu suap, Presiden juga menyoroti adanya tekanan serta ancaman yang ditujukan kepada anggota Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan keluarga mereka.

Meski begitu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang tetap teguh serta tidak gentar menjalankan tugas penegakan hukum. Prabowo pun memberi peringatan tegas agar siapapun yang tidak sejalan dengan komitmen kebenaran untuk segera mengundurkan diri. Ia menegaskan pemerintah tidak akan mundur melawan kekuatan modal maupun propaganda media sosial demi membela rakyat kecil.

#PrabowoMengakuMauDisogok #PrabowoTakGentarUsutPenjarahan

Creative/Video Editor: Aqilah/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Orang yang terlalu pinter, tapi saya juga bukan orang yang bodoh.
00:05Saya punya mata dan telinga di mana-mana.
00:09Saya tahu bahwa ada saudara-saudara yang diancam, yang digertak.
00:19Tidak hanya saudara, keluarga saudara juga diancam.
00:23Saya faham.
00:26Dan saya menghargai, saudara-saudara tidak mundur, tidak gentar, tidak menyerah.
00:40Tetapi saya persilahkan, saudara-saudara dalam Satgas ini, atau dalam jajaran pemerintahan saya,
00:48Siapa yang tidak mau terus di atas jalan yang benar, saya persilahkan saudara minggir dengan baik.
01:01Silahkan saudara nonton.
01:02Atau, kalau saudara pun mau bergabung dengan kelompok yang menjarah kekayaan kita.
01:15Kalau saudara mau lebih setia kepada kekuatan-kekuatan itu, silahkan.
01:27Saya terima kasih yang masih mau berjuang bersama saya.
01:36Berjuang untuk rakyat kita.
01:41Berjuang untuk mereka yang tidak bisa bicara.
01:44Mereka yang tidak punya apa-apa.
01:55Berjuang untuk mereka yang tidak mengerti makan paginya dari mana, makan sorenya dari mana.
02:08Saya terima kasih.
02:12Percayalah kebenaran akan menang.
02:16Percayalah kita di atas jalan yang benar.
02:19Kita tidak ragu-ragu.
02:22Biar mereka punya uang ratusan triliun.
02:26Mereka bayar buzzer.
02:29Mereka bayar argotmer.
02:31Mereka serang kita di sosmed.
02:33Mereka mau biayai demonstrasi.
02:36Kita tidak gentar.
02:37Kita bersama rakyat.
02:39Kita siap mati untuk rakyat.
02:45Terima kasih.
02:47Kita faham.
02:50Negara kita berada dalam keadaan yang
02:55tidak baik-baik saja.
02:58Kita faham itu.
03:00Kita melihat puluhan tahun institusi-institusi kita dirusak.
03:09Menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok.
03:16Jangankan menteri dirjen.
03:18Saya mau disogok.
03:21Dalam dua tahun ini.
03:23Berkali-kali saya mau disogok.
03:29Saya faham.
03:31Kita melihat.
03:33Dan kita berusaha memperbaiki.
03:37Kita berusaha memperbaiki.
03:41Dengan persuasif.
03:46Dengan dakwah.
03:49Dakwah kebenaran.
03:51Dakwah kebangsaan.
03:55Dengan bicara.
03:57Dengan meyakinkan.
03:59Di mana-mana saya diundang.
04:02Pasti.
04:03Saudara tahu.
04:05Apa.
04:06Pesan saya.
04:08Menteri-menteri yang ikut rapat dengan saya.
04:10Tahu.
04:11Sikap saya.
04:13Tekad saya.
04:15Kehendak saya.
04:17Terima kasih.
04:18Sikap saya.
04:20Sikap saya.
04:21Sikap saya.
04:23Sikap saya.
04:24Sikap saya.
04:25Sikap saya.
04:25Sikap saya.
04:26Sikap saya.

Dianjurkan