Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tak terima penertiban, sejumlah warga menangis histeris menolak penertiban bangunan liar di kawasan Karet Tengsin, Jakarta Pusat.

Tangisan histeris mewarnai protes warga terhadap penertiban bangunan liar yang berada di atas saluran air di kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Warga berupaya menghadang petugas karena tak terima bangunan yang selama ini dijadikan area parkir dan berdagang dibongkar.

Meski mendapat penolakan keras, penertiban bangunan tetap dilakukan.

Sebanyak 95 bangunan liar semi permanen di sepanjang radius 400 meter dibongkar paksa petugas.

Selain melanggar aturan, bangunan liar yang berdiri di atas saluran air ini juga kerap memicu penyumbatan, yang berdampak banjir saat musim hujan tiba.

Baca Juga Bangun Sekolah Unggul! Prabowo Siap Investasi Besar di Pendidikan & Kejar Universitas Terbaik Dunia di https://www.kompas.tv/video/684336/bangun-sekolah-unggul-prabowo-siap-investasi-besar-di-pendidikan-kejar-universitas-terbaik-dunia

#penertiban #bangunanliar #tanahabang #jakartapusat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/684341/tak-terima-warga-histeris-hadang-penertiban-bangunan-liar-di-jakpus-berut
Transkrip
00:02Kita mulai ke berita pertama, sejumlah warga di Kabupaten Pandeglang, Bantan menggeruduk rumah seseorang yang diduga pelaku pedibuan rekrut mempegawai
00:11di salah satu dapur MBG.
00:12Warga mengaku menjadi korban setelah dijanjikan bekerja dan telah menyerahkan uang dengan jumlah bervariasi.
00:25Tangisan histeris mewarnai protes warga terhadap penertiban bangunan liar yang berada di atas saluran air di kawasan Karet Tengsin, Tanah
00:33Abang, Jakarta Pusat.
00:38Warga berupaya menghadang petugas karena tak terima bangunan yang selama ini dijadikan area parkir dan berdagang dibongkar.
00:47Meski mendapat penolakan keras, penertiban bangunan tetap dilakukan.
00:52Sebanyak 95 bangunan liar semi-permanen di sepanjang radius 400 meter dibongkar paksa petugas.
01:00Kita pembongkaran kurang lebih 95 bangunan yang berada di atas saluran PHB.
01:06Yang ada di atas saluran, bukan bangunan rumah yang mereka, bukan.
01:09Yang di atas saluran, banyak yang dipakai buat warung, dagang, dan parkiran motor.
01:14Kita sudah melalui 3 tahapan.
01:163 kali sosialisasi di kelurahan, 3 kali surat disampaikan, dan 1 kali bahkan rapat khusus dengan palura RW, LMK, dan
01:25FKDM.
01:26Saya pikir itu cukup.
01:27Selain melanggar aturan, bangunan liar yang berdiri di atas saluran air ini juga kerap memicu penyumbatan yang berdampak banjir saat
01:35musim hujan tiba.
01:44Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan