00:00Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa membuka kemungkinan soal adanya penyesuaian harga bahan bakar minyak subsidi
00:07jika harga minyak dunia terus melonjak dan APBN tak sanggup lagi menanggungnya.
00:14Purbaya menjelaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario kenaikan harga minyak dunia.
00:20Pemerintah menghitung jika harga minyak rata-rata menyentuh 90 dolar Amerika per barel
00:27maka divisit anggaran berpotensi meningkat signifikan mencapai 3,6 hingga 3,7 persen dari PDB.
00:36Untuk mengantisipasi pelebaran divisit pemerintah menyiapkan sejumlah opsi
00:40misalnya dengan melakukan penyesuaian APBN dengan memangkas anggaran yang tak esensial.
00:47Penghematan tersebut dapat dilakukan untuk sejumlah pos misalnya program makan bergizi gratis
00:53ataupun anggaran pembangunan infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum.
00:58Namun jika tekanan terhadap APBN sudah terlalu besar
01:01bakar purbaya tak menutup kemungkinan untuk membagi beban tersebut dengan masyarakat.
01:06Yang berarti ada potensi kenaikan harga BBM subsidi.
01:11Yang jelas kita sudah eksersis sampai kalau harga minyak naik ke 92 dolar per barel
01:17apa dampaknya ke divisit.
01:22Kalau gak diapain, divisit kita naik ke 3,6 persen kalau gak salah dari PDB.
01:30Itu kalau kita gak ngapain-ngapain.
01:32Tapi kan biasanya kita bisa melakukan langkah-langkah penyesuaian sehingga kita bisa menjaga tetap di bawah 3 persen.
01:39Kalau memang anggarannya gak kuat sekali, gak ada jalan lain, ya kita share dengan masyarakat sebagian.
01:49Artinya ada kenaikan BBM.
01:51Kalau memang halogenya tinggi sekali dan anggarannya udah gak tahan lagi.
01:55Ada kemungkinan anggarannya BBM diajukan adalah yang gak terlalu penting.
02:01Tapi yang untuk makanan kita gak akan ganggu sama sekali dan kita akan dukung supaya optimal.
02:05Dan ini bukan berarti saya akan matang BBM yang enggak, tapi ini kan potensi mana yang dikutuk.
02:10Misalnya lagi PU, mungkin ada belanja-belanja yang bisa digeser ke tahun depan untuk bangun apa.
02:19Macam-macam program yang mereka punya.
Komentar