Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/lifestyle/2026/03/03/070126/mengapa-ayatollah-ali-khamenei-sering-gunakan-tangan-kiri-ini-kisah-tragis-di-baliknya

Sosok Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kerap terlihat menggunakan tangan kiri dalam berbagai aktivitas resmi. Kebiasaan tersebut ternyata berkaitan dengan sebuah peristiwa tragis yang terjadi puluhan tahun lalu. Pada 27 Juni 1981 di Tehran, Khamenei yang saat itu masih aktif sebagai ulama dan tokoh politik tengah menyampaikan ceramah di sebuah masjid.

Saat ceramah berlangsung, sebuah alat perekam suara yang diletakkan di dekat podium tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut menyebabkan luka serius pada bagian kanan tubuhnya. Tangan kanan Khamenei mengalami kerusakan permanen sehingga tidak lagi dapat berfungsi normal. Selain itu, ia juga mengalami cedera pada paru-paru dan pita suara.

Peristiwa ini terjadi pada masa situasi politik Iran yang masih memanas setelah Iranian Revolution. Sejak saat itu, Khamenei mulai mengandalkan tangan kirinya untuk menjalankan berbagai aktivitas. Meski pernah mengalami luka berat, ia tetap melanjutkan perjalanan politiknya hingga akhirnya menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada tahun 1989.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
#Ali Khamenei #Iran #Teheran
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Mengapa Ali Hamenei gunakan tangan kiri?
00:02Ini kisah ledakan 1981 di Teheran.
00:06Sosok pemimpin tertinggi Iran, Ali Hamenei,
00:08kerap terlihat menggunakan tangan kiri dalam berbagai aktivitas resmi.
00:12Kebiasaan tersebut ternyata bukan tanpa alasan.
00:15Di baliknya, terdapat peristiwa tragis yang terjadi lebih dari 4 dekade lalu.
00:20Peristiwa itu berlangsung pada 27 Juni 1981 di Teheran, Iran.
00:25Saat itu, Hamenei yang masih aktif sebagai tokoh politik dan ulama
00:28tengah menyampaikan ceramah di sebuah masjid.
00:31Tanpa diduga sebuah alat perekam suara yang diletakkan di dekat podium meledak.
00:35Ledakan tersebut menyebabkan luka serius pada bagian kanan tubuhnya.
00:39Akibat serangan itu, tangan kanan Hamenei mengalami kerusakan permanen
00:43yang tidak lagi dapat berfungsi dengan normal.
00:46Ia juga mengalami cedera pada paru-paru dan pita suara.
00:49Insiden tersebut disebut sebagai bagian dari situasi politik Iran
00:53yang tengah memanas pasca revolusi
00:55di mana serangan terhadap tokoh-tokoh penting kerap terjadi.
00:59Sejak saat itu, Hamenei mulai mengandalkan tangan kiri
01:02untuk menulis, memberi tanda tangan hingga menjalankan aktivitas sehari-hari.
01:06Meski mengalami luka berat,
01:07ia tetap melanjutkan kiprahnya di dunia politik
01:10hingga akhirnya menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran pada tahun 1989.
01:14Kisah ini menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
01:19Bagi pendukungnya, peristiwa tersebut dianggap sebagai simbol keteguhan
01:23dan ketahanan dalam menghadapi ancaman politik di dalam negeri.
01:29Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan