Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Bangli Gencar Cegah Stunting Mulai dari Hulu

Langkah pencegahan dari hulu seperti edukasi kepada calon pengantin terus digencarkan di Bangli sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan semua pihak, target prevalensi stunting turun jadi 6,5 persen di 2025 optimis bisa tercapai. Semeton, bagaimana pendapat kalian tentang upaya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan?

Reporter : BGL
Editor : FDI

#Bali
#AllAboutBali
#BeritaBali
#StuntingBangli
#CegahStunting
#KesehatanAnak

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Bangli Gencar Cegah Stunting Mulai Dari Hulu
00:02Guna mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bangli,
00:06pemerintah kerja sama seluruh stakeholder terkait komitmen melakukan pencegahan dari hulu
00:11dengan memberikan pemahaman terhadap calon pengantin.
00:14Dengan kerja sama ini diharapkan angka prevalensi stunting di Bangli bisa terus ditekan.
00:19Hingga saat ini angka prevalensi stunting di Kabupaten Bangli terus mengalami penurunan bahkan tertinggi di Bali capai 1,9%,
00:26di mana angka prevalensi pada tahun 2023 berada di angka 10,2%, tahun 2024 turun menjadi 8,3%.
00:35Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting, TPPS, Kabupaten Bangli, I. Dewa Agung Putupurnama, 6 Agustus 2025.
00:46Mengatakan, stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis
00:52yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya.
00:57Jika ini terus dibiarkan akan berdampak negatif pada kualitas generasi penerus bangsa.
01:03Terkait hal tersebut, pihaknya kerja sama seluruh pihak terkait terus berupaya lakukan berbagai langkah melalui berbagai program,
01:09seperti peningkatan gizi ibu hamil dan anak, penyuluhan tentang pentingnya pemberian asi eksklusif,
01:14penyediaan makanan tambahan bergizi, dan yang paling gencar dilakukan saat ini adalah pemahaman terhadap calon pengantin.
01:21Dengan pemahaman yang baik tentang stunting,
01:24catin dapat mempersiapkan diri untuk memiliki kehamilan yang sehat dan melahirkan anak yang sehat dan bebas stunting.
01:31Karena pencegahan dari hulu dianggap hal yang sangat penting guna mencegah terjadinya kasus stunting baru.
01:36Sehingga dengan langkah ini, target penurunan angka prevalensi stunting di Bangli tahun 2025 sebesar 6,5 persen bisa terwujud.
01:46Tidak hanya itu, penguatan pralintas sektor, kabupaten, kota, dan desa,
01:53menjadi sangat penting untuk bisa melaksanakan agenda monitoring dan evaluasi yang pasti sehingga tersusun roadmap kerja lintas sektor yang saling terintegrasi,
02:01sehingga langkah nyata pencegahan stunting bisa terlaksana dengan baik.

Dianjurkan