00:00Setiap hari anak itu memasukkan bulu halus buah persik ke dalam tutup bolpoinnya.
00:03Setiap dia berpapasan dengan pembantu rumah tangga,
00:05dia akan menuangkan sedikit bulu halus buah persik itu.
00:08Perempuan tersebut alergi pada bulu halus buah persik.
00:11Dia langsung ke rumah sakit untuk berobat,
00:12dan tidak tahu kalau semua itu merupakan jebakan yang dirancang oleh sebuah keluarga miskin.
00:16Selanjutnya ayah anak tadi langsung muncul di rumah sakit,
00:18dan diam-diam memotret sang pembantu yang sedang batuk-batuk.
00:21Dia menunjukkan foto itu ke perempuan kaya pemilik rumah,
00:23dan mengatakan bahwa pembantu itu mengidap TBC akut.
00:25Majikan itu tidak mempercayainya begitu saja.
00:28Jadi pria itu mengirim pesan teks pada anak perempuannya bahwa majikan akan segera datang dalam 3 menit.
00:33Dia mengeluarkan buah persik dari tasnya dan menuangkan bulu halusnya ke leher pembantu itu.
00:37Sesampainya di rumah, nyonya melihat pembantu itu batu parah dan buru-buru ke Thailand.
00:41Pria itu segera menuangkan saus ke tisu di tempat sampah.
00:44Ketika nyonya masuk dan melihat tisu itu penuh darah,
00:46dia akhirnya percaya lalu langsung memecat pembantunya.
00:48Selanjutnya pria itu mengusulkan pembantu pengganti yang tidak lain adalah istrinya sendiri.
00:51Rencana mereka berhasil dan semua anggota keluarga jadi pegawai di rumah mewah itu.
00:56Mereka mulai hidup seperti parasit, tapi mereka belum merasa puas.
00:59Esok harinya keluarga kaya itu pergi bertamasyah.
01:02Keluarga miskin mengambil alih rumah itu.
01:04Ada yang berendam di bak mandi, jumpalitan di kasur,
01:07dan menghabiskan makanan di kulkas layaknya pemilik rumah.
01:09Saat mereka mabuk dan merayakan keberhasilan,
01:11tiba-tiba terdengar suara bel.
01:13Ternyata pembantu yang dipecat berkunjung.
01:15Dia berkata ada barangnya yang ketinggalan.
01:18Setelah masuk ke dalam rumah, perempuan itu tidak keluar lagi.
01:2010 menit kemudian pembantu baru turun untuk memeriksa keadaan.
01:24Ketika sampai di ruang bawah tanah, dia merasa terkejut.
01:27Ternyata di balik lemari wine ada lorong tersembunyi.
01:29Setelah menelusuri lorong tersebut, dia melihat seorang laki-laki.
01:33Dia suami pembantu yang dipecat.
01:35Pria itu telah melakukan tindak pidana beberapa tahun lalu,
01:37dan akhirnya bersembunyi di ruang bawah tanah itu selama 4 tahun.
01:40Ketika sang pembantu akan menelpon polisi,
01:42perempuan itu berlutut memohon dan akan memberinya uang,
01:44asal tidak melaporkan suaminya.
01:46Anggota keluarga lain yang sedang megu pinterpleset dan jatuh dari tangga.
01:50Ketika anak laki-laki itu memanggil ayah kepada sopir.
01:53Mantan pembantu akhirnya mengerti mereka bekerja sama untuk membuatnya dipecat.
01:56Situasinya langsung berubah.
01:58Mantan pembantu menunjukkan hapenya dan mulai merekam.
02:01Kini dia dan suaminya bersantai dan memaksa satu keluarga itu untuk berlutut,
02:04bernyanyi, bahkan menari.
02:06Tapi keluarga miskin itu tak mau menyerah tanpa perlawanan.
02:09Ketika dua orang itu lengah,
02:10mereka menyerang dan mengambil ponsel itu lalu berusaha menghapus video rekaman.
02:13Tapi sebelum berhasil menghapus,
02:15pemilik rumah menelpon dan mengatakan akan sampai di rumah dalam 10 menit.
Komentar